PropellerAds
Tampilkan postingan dengan label potret. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label potret. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Februari 2013

FOTO BANJIR BESAR JAKARTA 17 JANUARI 2013


Jakarta dilanda banjir besar pada tanggal 17 Januari 2013. Sebagian wilayah tetap dilanda banjir selama beberapa hari. Berikut beberapa koleksi foto-foto banjir besar tersebut

Banjir Kawasan Kampung Melayu


Antusias warga menyaksikab Banjir Kawasan Kampung Melayu
 






 Banjir Kawasan Otista
 




Minggu, 13 Mei 2012

KAKI LIMA BERJUALAN DI DI SEPANJANG BADAN JALAN MATRAMAN RAYA

Jalan Matraman Raya merupakan salah satu jalan protokol di kota Jakarta timur. Setiap hari ribuan kendaraan melalui jalan tersebut.

Namun demikian dalam beberapa tahun terakhir kenyaman pengendara kendaraan yang melalui jalan Matraman Raya terganggu. Hal ini disebabkan banyaknya pedagang kaki lima yang menggelar dagangannya di badan jalan tersebut ruas antara lampu merah pertigaan jalan Slamet Riyadi hingga lapangan Jendral Urip.

Para pedagang kaki lima biasanya mulai menggelar dagangannya sore hari hingga malam hari. Bahkan mendekati lapangan jendral urip, gelaran para pedagang kaki lima memakan dua lajur dari badan jalan. Karena sore dan malam hari merupakan jam padat arus kendaraan yang balik dari arah kota, maka banyaknya pedagang tersebut tentu saja menimbulkan kemacetan yang lumayan parah.

Pada awalnya pedagang kaki lima hanya berjualan di trotoar kolong jembatan kereta api. Jumlahnya hanya beberapa pedagang. Pada umumnya mereka menjajakan barang-barang bekas. Pada saat itu pedagang kaki lima tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas, namun hanya pejalan kaki yang terpaksa berjalan di badan jalan. Sehingga dapat membahayakan para pejalan kaki tersebut.

Seiring dengan perjalanan waktu jumlah pedagang kaki lima semakin bertambah banyak. Dan mereka tidak lagi berjualan di trotoar namun menaruh barang daganganya di badan jalan. Barang yang diperjual belikanpun juga sudah berkembang. Tidak hanya barang bekas, tetapi juga ada yang berjualan helm dan jas hujan, lampu listrik, pakaian dan lain-lain. Dan pada malam hari mereka mendapatkan supply listrik yang entah dari mana asalnya, sehingga lapak mereka menjadi terang benderang.

Selain menimbulkan kemacetan keberadaan pedagang kaki lima tersebut dapat membahayakan diri mereka sendiri dan juga para pejalan kaki yang terpaksa berjalan di badan jalan. Jika terus dibiarkan bukan tidak mungkin keberadaan para pedagang kaki lima tersebut akan menjadi semakin banyak yang suatu saat dapat menutup jalan atau dapat timbulnya korban jiwa.

Menjelang pemilukada gubernur DKI Jakarta, diharapkan gubernur yang baru dapat membenahi kondisi ini. Juga diharapkan tindakan dari pemkot Jakarta timur. DKI Jakarta yang dikenal sebagai daerah kaya dengan PAD tinggi semoga tidak terlalu sulit membenahi hal tersebut.  Amin.

 Foto Pedagang kaki lima di Jalan matraman raya pada sore hari sedang mempersiapkan dagangannya

Foto Pedagang kaki lima di Jalan matraman raya pada malam hari
Video Pedagang kaki lima di Jalan matraman raya pada malam hari

Selasa, 27 Maret 2012

KAKI LIMA MEMENUHI BADAN JALAN PASAR GEMBRONG

Pasar Gembrong, tentu anda sudah pernah mendengar nama tersebut. Pasar ini dikenal sebagai pusat penjualan mainan anak-anak. Pasar Gembrong terletak di pertigaan jalan DI Panjaitan dan Jalan Basuki Rahmat.
Peta Lokasi Pasar Gembrong
Akhir-akhir ini kondisi pasar Gembrong semakin ramai. Hal ini tentu positif karena ramainya pasar berarti menunjukan daya beli masyarakat yang baik. Selain sebagai pusat penjualan mainan anak-anak, banyak juga pedagang karpet di pasar gembrong.

Namun belakangan ini ramainya pasar gembrong tidak terkendali. Banyak peadagang baik pedagang mainan maupun pedagang karpet menjajakan dagangannya di badan jalan. Selain pedagang parkir kendaraan juga berebut badan jalan dengan pedagang. Akibatnya tentu saja hal tersebut menimbulkan kemacetan panjang. Kadang-kadang kemacetan ekornya hingga mencapai fly over kampung Melayu. Hal ini tentu amat menyebalkan bagi kendaraan yang melalui jalan tersebut. Kemacetan ini terjadi setiap hari baik siang maupun malam hari.
Sebenarnya beberapa puluh meter dari lokasi tersebut telah dibangunkan pasar yang cukup baik. Tapi entah kenapa para pedagang lebih suka berdagang di badan jalan. Entah mengapa para pedagang tersebut tidak menyadari bahwa hak jalan yang mereka ambil menjadi derita bagi pengendara yang melalui jalan tersebut. Mengapa mereka tidak berjualan di tempat yang telah disediakan, atau paling tidak, tidak berjualan di badan jalan. Berjualan boleh-boleh saja tapi tidak mengambil hak-hak orang lain.
Pemda DKI dengan PAD tinggi dan dikenal sebagai daerah Kaya, ditunggu solusinya untuk masalah ini.

Monggo komentarnya


 Kemacetan di jalan basuki rachmat pasar gembrong