Minggu, 13 Mei 2012

KAKI LIMA BERJUALAN DI DI SEPANJANG BADAN JALAN MATRAMAN RAYA

Jalan Matraman Raya merupakan salah satu jalan protokol di kota Jakarta timur. Setiap hari ribuan kendaraan melalui jalan tersebut.

Namun demikian dalam beberapa tahun terakhir kenyaman pengendara kendaraan yang melalui jalan Matraman Raya terganggu. Hal ini disebabkan banyaknya pedagang kaki lima yang menggelar dagangannya di badan jalan tersebut ruas antara lampu merah pertigaan jalan Slamet Riyadi hingga lapangan Jendral Urip.

Para pedagang kaki lima biasanya mulai menggelar dagangannya sore hari hingga malam hari. Bahkan mendekati lapangan jendral urip, gelaran para pedagang kaki lima memakan dua lajur dari badan jalan. Karena sore dan malam hari merupakan jam padat arus kendaraan yang balik dari arah kota, maka banyaknya pedagang tersebut tentu saja menimbulkan kemacetan yang lumayan parah.

Pada awalnya pedagang kaki lima hanya berjualan di trotoar kolong jembatan kereta api. Jumlahnya hanya beberapa pedagang. Pada umumnya mereka menjajakan barang-barang bekas. Pada saat itu pedagang kaki lima tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas, namun hanya pejalan kaki yang terpaksa berjalan di badan jalan. Sehingga dapat membahayakan para pejalan kaki tersebut.

Seiring dengan perjalanan waktu jumlah pedagang kaki lima semakin bertambah banyak. Dan mereka tidak lagi berjualan di trotoar namun menaruh barang daganganya di badan jalan. Barang yang diperjual belikanpun juga sudah berkembang. Tidak hanya barang bekas, tetapi juga ada yang berjualan helm dan jas hujan, lampu listrik, pakaian dan lain-lain. Dan pada malam hari mereka mendapatkan supply listrik yang entah dari mana asalnya, sehingga lapak mereka menjadi terang benderang.

Selain menimbulkan kemacetan keberadaan pedagang kaki lima tersebut dapat membahayakan diri mereka sendiri dan juga para pejalan kaki yang terpaksa berjalan di badan jalan. Jika terus dibiarkan bukan tidak mungkin keberadaan para pedagang kaki lima tersebut akan menjadi semakin banyak yang suatu saat dapat menutup jalan atau dapat timbulnya korban jiwa.

Menjelang pemilukada gubernur DKI Jakarta, diharapkan gubernur yang baru dapat membenahi kondisi ini. Juga diharapkan tindakan dari pemkot Jakarta timur. DKI Jakarta yang dikenal sebagai daerah kaya dengan PAD tinggi semoga tidak terlalu sulit membenahi hal tersebut.  Amin.

 Foto Pedagang kaki lima di Jalan matraman raya pada sore hari sedang mempersiapkan dagangannya

Foto Pedagang kaki lima di Jalan matraman raya pada malam hari
Video Pedagang kaki lima di Jalan matraman raya pada malam hari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar